Selasa, 28 April 2009

Manaqib Sohibul MANFAAT

Tgl, 26 April 2009 Manakib Kali ini memang lain dari biasanya karena ada kehadiran 4 sekaligus wakil talkin termasuk KHM Siradjuddin Ruyani, yakni KHM soleh, Kiai Kholil Syaid, dan KH amin Abdullah Tausiyah I KH amin Abdullah Memberikan tausiahnya yang intinya Amalkan seluruh ajaran TQN dengan kesungguhan dan TANBIH Tausiyah II KHM soleh Memberikan tausiahnya yang intinya bertawadhu atau rendah hati dan ingat TANBIH Beliau adalah salah satu rombongan wakil talkin selain itu ada Kyai Haji Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Almaslul . Alhamdulliah Manakib disana berjalan dengan lancar yaitu Manakib Akbar Masjidil Harom pd tanggal 14 April 2009. Berkad do’a karomahnya TUAN SYEKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TADJUL ARIFIN,RA…. Karena tidak mustahil karena TQN juga berasal dari sana dan kembali kesana ucap beliau KHM Soleh . . . Tausiyah III Kiai Kholil Syaid Memberikan tausiahnya yang intinya amalkan seluruh ajaran TQN yangdi ajarkan oleh Pangersah abah KH Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom) urutan ke 37 dari silsilah TQN. Belajar dengan benar dan diyakini dengan benar. Karena juru selamat kehidupan kita mohon maaf dikarena saya tidak membawa alat perekam, Foto ini bersumber http://sohibulmanfaat.blogspot.com/

Sekilas Manakib ITB_Bojong

Tgl, 18 April 2009, seperti biasa kita sholat maqrib bersama-sama dzikir,khataman,sholat isya, dzikir,istirahat 5 menit …. Manakib Ust.Asep 1. Saya ingin Tanya sama ikhwan TQN yg hadir disini apakah sudah melaksanakan dengan baik sholat ….. apakah anda melakukannya tepat waktu ……….. jawab didalam hati saja. Apakah anda telah melakukan sholat selama ini dengan baik …. Dan bagaimana waktunya….. Saya berbicara sama yg sholat, ..(gimana yang gak sholat…) Allah akan menurun kan 15 azab orang yang suka melalaikan atau mengulur –ulur waktu sholat …… . Diantaranya jgn kalian menyalah kan ke Allah ……. kenapa kok saya sudah ibadah tapi tetep aja susah …….., dalam ibadah jalan ditempat….. karena kalian suka melalaikan atau mengulur –ulur waktu sholat. wajar kalo rejeki anda dilur-ulur..... 2. Apakah kalian sudah melaksanakan sholat,mengaji, puasa sunah, sholat sunah, ibadah haji ,berzakat apakah itu sudah bertaqwa. Secara syareat mungkin iya…. Saya akan menerangkan sedikit tentang taqwa…… Sebelum para jemaah menjadi takwa harus memenuhi syarat, contoh kalau kita mau masuk sekolah harus memenuhi syarat2 yg ditentukan oleh sekolah tersebut betul …. Apakah akan diterima …….oleh sekolah tersebut jika syarat2 nya telah kita penuhi ……. Tidak belum tentu di terima kurang lebih seperti ini bunyi ceramahnya Tanyakan kepada diri sendiri, apakah kita sudah termasuk orang bertaqwa? Ingat sebelum orang bertakwa dia harus mempunyai ciri ? Ciri-ciri orang yang bertaqwa adalah : 1. Orang yg mampu bila lapar mampu mengenyangkan orang lain. Contoh Nabi Kita Nabi Muhammad S.A , suatu hari kedatangan tamu . ya …nabi hamba ingin melaksanakan sunah mu tetapi aku tidak punya apa2… Nabi terdiam sesaat dan memanggil istri beliau Istri ku punya apa kita sekarang.. istri nabi menjawab kita punya sedikit gandum untuk sore hari ini. Kasih kan kepada pemuda ini istriku. 2. Orang yg kuat. Apakah kuat fisik … tidak tapi kuat menahan semua Nafsu… 3. Orang yg pemaaf. Dari ciri ini baru syarat2 mendekati TAQWA TAQWA Kunci untuk mendapatkan kemuliaan dari Allah Swt. adalah taqwa. Taqwa yaitu menjalankan perintah Allah yang wajib dan yang sunat serta menjauhi larangan Allah berupa dosa besar dan dosa kecil. setelah mempunyai ciri2 dia harus menempuh syarat2 barulah ini orang yg bertakwa Syarat-syarat orang yang bertaqwa adalah : 1. Tawadhu; Rendah hati, memiliki sopan santun, seperti dalam Tanbih disebutkan terhadap yang lebih tinggi dari kita baik lahir maupun bathin, terhadap sesama, terhadap orang yang keadaannya lebih rendah dari kita dan memiliki sikap terhadap fakir miskin. Tawadhu terdiri dari dua. Yaitu tawadhu terhadap Allah seperti ketika akan melaksanakan shalat, gunakanlah pakaian yang sesuai. Dan tawadhu terhadap manusia, karena surga itu banyak dihuni oleh manusia yang bertaqwa dan yang berakhlak mulia. 2. Qona’ah; Merasa cukup dengan pemberian Allah. Sebaliknya dari qona’ah adalah serakah. Orang yang serakah tidak peduli dengan halal haram asal kehidupannya penuh dengan materi meskipun harus mengorbankan harga diri sehingga hilang rasa kemanusiaannya. 3. Wara’; Memiliki sikap hati-hati dalam niat atau tekad, sikap dan ucapan serta perbuatan. Ingat tujuan kita datang ke Suryalaya adalah bersama Abah supaya bisa sampai kepada Allah melalui karomahnya, barokahnya serta wasilahnya sehingga kita bisa selamat di dunia dan di akhirat.

Senin, 13 April 2009

Ziarah ke makam abah sepuh

Manakib Yayasan Serba bakti Pondok Pesantren Suryalaya Perwakilan Tangerang

MANAQIB Yayasan Serba bakti Pondok Pesantren Suryalaya Perwakilan Tangerang minggu 12 April 2009 Manaqib adalah suatu bentuk kegiatan khidmat amaliah dan ilmiah, dan sudah melembaga dan membudaya di tengah sebagian ikhwan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya. Kegiatan khidmat itu merupakan bagian pengamalan dan pengenjawantahan dari Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Manaqib itu sendiri berasal dari bahasa Arab, dari lafad “manqobah” yang berarti : kisah tentang kesolehan dan keutamaan ilmu dan amal seseorang. Syaikh Abdul Qodir Jaelani pernah berkata : "Dimana saja dibacakan manaqib-ku aku hadir padanya". Oleh karena itu pada waktu pelaksanaannya para ikhwan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya harus hadir untuk mengikuti jalannya kegiatan tersebut. Susunan acara manakiban sebagai berikut : 1. Pembukaan .. . 2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an . . . . 3. Pembacaan Tanbih .. . . 4. Tawasul . . .. . . . . 5. Pembacaan Manaqib Syaikh Abdul Qodir Jaelani . ; , 6. Da’wah/Tabliqul Islam oleh Mubaligh Pondok Pesantren Suryalaya Da'wah I di bawakan oleh ust. dari perwakilan di DKI Jakarta Da'wah II dibawakan oleh Wakil Talqin KHM Siradjuddin Ruyani .. . . . 7. Pembacaan Sholawat Bani Hasyim 3 (tiga) kali .. Suasana manaqib ' . . . . Suasana setelah manaqib ..